Rabu, 27 Juli 2016

SOSIALISASI PROGRAM PAMSIMAS III DI TINGKAT DESA



Sosialisasi Program PAMSIMAS di tingkat DESA

Pelaksanaan Sosdes (Sosialisasi Tingkat Desa) memiliki arti yamg sangat penting dalam pelaksanaan Program ke depan atau selanjutnya, Kalau saya istilahkan seperti "Pandangan pertama yang menentukan" ... Sama halnya dengan kalimat yang sering kita dengar kepada orang yang sedang jatuh cinta... Hehee... "Aku jatuh cinta pada pandangan pertama" Ciyeee...
Maka mari teman-teman sisakan waktu utk membaca tulisan ini, agar masyarakat jatuh cinta dengan ketulusannya, jatuh cinta karena kesadaran dirinya untuk keluar dari masalah air minum dan sanitasi/kesehatan...
Sosdes Pemenang Barat
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada pelaksanaan Sosdes :
  • Sosialisasi tingkat desa diselenggarakan oleh pemerintah desa.
  • Sosialisasi ini dapat diselenggarakan sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi kabupaten setelah pemerintah desa menerima informasi program bantuan air minum dan sanitasi bagi desa.
  • Sosialisasi dapat dilakukan dalam pertemuan tingkat desa, atau pertemuan tingkat dusun, dan dalam pertemuan lain yang diselenggarakan di tingkat desa
  • Sosialisasi dapat dilakukan satu kali atau berkali-kali sehingga memperoleh komitmen dari seluruh warga.
  • Sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti poster dan leaflet yang disebarkan di seluruh wilayah desa.

Pastikan Peserta sosdes terdiri dari :
  1. Warga masyarakat,
  2. Perangkat desa,
  3. Tokoh masyarakat/agama/adat,
  4. Kepala sekolah dan guru SD/sederajat,
  5. Kader Permberdayaan Masyarakat (KPM),
  6. Bidan Desa,
  7. BPSPAMS, pengelola sarana air minum yg ada,
  8. Pelaku pembangunan berbasis masyarakat yang ada di desa

Peserta Sosdes Desa Akar-Akar Kab. Lombok Utara 2014
Nara Sumber Sosdes :
  1. Kepala Desa atau yang mewakili,
  2. Perwakilan desa yang hadir pada sosialisasi tingkat kabupaten,
  3. Jika dinilai perlu dapat mengundang perwakilan kecamatan, Pakem, Asosiasi BPSPAMS, dan/atau Pokja AMPL sebagai narasumber.
  4. Senior Fasilitator, Fasilitator Masyarakat, dan Sanitarian dapat membantu pelaksanaan kegiatan sosialisasi tingkat desa.
Nara Sumber Soskab
Tujuan Sosdes :
  1. Menjaring peminatan dari warga masyarakat desa dalam, serta rencana pemerintah desa dan masyarakat untuk mencapai pelayanan air minum dan sanitasi 100%;
  2. Memperoleh indikasi awal mengenai prioritas layanan air minum dan sanitasi;
  3. Memperoleh kesediaan warga untuk mengumpulkan kontribusi masyarakat serta berubah perilaku, serta kesediaan pemerintah desa untuk mengalokasikan APBDesa dalam kegiatan air minum dan sanitasi;
  4. Membentuk tim penyusun proposal desa dan kader AMPL;

Hasil yang di harapkan dr pelaksanaan Sosdes :
  1. Komitmen dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam program bantuan air minum dan sanitasi;
  2. Perkiraan lokasi atau prioritas wilayah layanan;
  3. Kesediaan penggunaan sumber air yang diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan perkiraan layanan ;
  4. Terpilihnya tim penyusun proposal desa dan kader AMPL;
  5. Tersedianya dana operasional penyusunan proposal desa dari alokasi APBDesa dan kontribusi warga masyarakat.
  6. Jadwal penyusunan proposal desa, mulai dari IMAS sampai dengan tersusunnya proposal desa dan surat pernyataan minat.


Materi Sosdes :
  1. Penjelasan mengenai rencana air minum dan sanitasi tingkat desa, yang tertuang dalam RPJMDesa atau RKPDesa.
·         review terhadap PJM ProAKSI.
·         rencana pencapaian air minum dan sanitasi tingkat desa.
·         jumlah penduduk yang sudah mendapatkan akses air minum aman dan sanitasi layak 
  1.  Penjelasan tentang bantuan program air minum dan sanitasi, serta persyaratan yang harus dipenuhi,
·         kontribusi masyarakat.
·         kesediaan masyarakat untuk mengubah perilaku.
  1. Jenis kegiatan yang dapat diusulkan, yaitu pembangunan SPAM Baru, perluasan atau pengembangan layanan, serta perbaikan kinerja.
  2. Porsi alokasi APBDesa serta perkiraan jumlah kontribusi masyarakat.
  3. Pembentukkan tim penyusun proposal dan Kader AMPL, serta penjelasan mengenai peran tim penyusun proposal desa dan Kader AMPL.
  4. Penjelasan mengenai penyusunan proposal.
  5. Penyampaian proposal desa kepada Pakem/Pokja AMPL.